PERANAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM
KELOMPOK 7
Nadiya Fitriana 201190182
Niswatun Khasanah 201190196
Rohmad Nur Alifudin 201190246
Pengertian Kurikulum
Pengertian kurikulum berbeda satu dengan yang lainnya, sesuai dengan pola
pikir serta pandangan dari pakar tersebut. Istilah kurikulum berasal dari bahasa latin
yaitu Curriculae, artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari.
Di Indonesia istilah kurikulum baru saja popular sejak tahun lima puluhan.
Sekarang istilah kurikulum telah dikenal orang di luar dunia pendidikan. Sebelumnya
yang lazim digunakan adalah rencana pelajaran. Pada dasarnya kurikulum sama
artinya dengan rencana pelajaran.
Kegiatan Guru dalam Merencanakan Kurikulum
Kurikulum dapat dilaksanakan dengan baik dibutuhkan adanya suatu perencanaan yang
sistematis dan memadai. Melalui perencanaan diharapkan dapat memperkirakan tentang apa-
apa yang hendak diwujudkan sewaktu proses belajar mengajar terjadi. Adapun perencanaan ini
meliputi:
1. Merencanakan proses belajar mengajar adalah menentukan tujuan yang ingin dicapai setelah
pelaksanaan proses belajar mengajar berlangsung. Tujuan dapat memberi pedoman terhadap apa
yang akan dilakukan dan bagaimana cara pelaksanaannya. Tujuan dapat juga digunakan sebagai
patokan untuk mengetahui hingga mana tujuan tersebut dicapai.
2. Merencanakan proses belajar mengajar adalah menetapkan bahan pelajaran.
3. Merencanakan proses belajar mengajar adalah menentukan metode mengajar. Menentukan
metode mengajar erat kaitannya dengan pemilihan strategi belajar mengajar yang paling efisien
dan efektif. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam memilih metode
mengajar, yaitu: (a) tujuan pengajaran yang dicapai; (b) bahan pelajaran yang akan diajarkan;
dan (c) jenis belajar anak didik yang diinginkan.
4. Merencanakan proses belajar adalah merencanakan evaluasi atau penilaian pengajaran. Pada
dasarnya penilaian adalah suatu proses menentukan nilai dari suatu objek atau peristiwa dalam
konteks situasi tertentu.
Kegiatan Guru dalam Melaksanakan Kurikulum
Dalam melaksanakan kurikulum seorang guru melaksanakan pembelajaran secara rinci
mulai dari pendahuluan hingga penutup, guru sebagai fasilitator yang memandu siwa dalam
proses belajar, guru memberikan pendidikan karakter kepada siswa selama mengajar, guru
memberikan bimbingan kepada siswa dalam belajar dan memberikan kebebasan kepada anak
untuk menyelidiki, mengamati, belajar, dan memecahkan masalah secara mandiri dengan
pendekatan saintifik yang digunakan dalam metode pembelajaran yang bervariasi untuk
meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar Guru memilih dan menggunakan media
pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan karakter mata pelajaran untuk meningkatkan
keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan guru juga memilih sumber belajar yang
sesuai dan cocok diterapkan dalam proses pembelajaran.
Kegiatan Guru dalam Menilai Kurikulum
Pelaksanaan kurikulum yang telah dilakukan guru perlu diadakan penilaian atau evaluasi.
Penilaian bertujuan untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan terhadap komponen. Guru
sebagai pengembang kurikulum disekolah sebaiknya melakukan penilaian terhadap kurikulum
yang sedang dilaksanakannya. Kegiatan terbaik bagi guru sebagai pengembang kurikulum di
sekolah adalah melakukan evaluasi kurikulum secara terus menerus dan bersifat menyeluruh.
Penilaian kurikulum ditujukan pada kurikulum sebagai ide, kurikulum sebagai rencana,
kurikulum sebagai proses, kurikulum sebagai hasil, tujuan pengajaran, bahan pengajaran,
kualitas guru, kualitas siswa, sarana dan prasarana pengajaran dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar