i
KINERJA GURU
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas pada mata kuliah
“Etika dan Profesi Keguruan”
Dosen Pengampu : Prof. Dr. Hj. S. Maryam Yusuf, M.Ag.
Disusun oleh kelompok 2 / PAI F :
1. Mujita Dea Arlyanti (201190177)
2. Nia Arlina (201190191)
3. Nur Alif Masitoh (201190207)
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
IAIN PONOROGO
2022
ii
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT
yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua,
sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan penyusunan makalah yang
berjudul “KINERJA GURU” Penulis menyusun makalah ini untuk memenuhi
tugas pada mata kuliah yang diampu oleh Ibu Prof. Dr. Hj. S. Maryam Yusuf,
M.Ag. Dalam penulisan makalah ini tentu masih banyak kekurangan baik pada
materi maupun teknis penulisan materi. Untuk itu kritik dan saran yang
membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan
pembuatan makalah ini.
Penyusun
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ................................................................................................i
KATA PENGANTAR ............................................................................................ ii
DAFTAR ISI .......................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................1
A. Latar Belakang ............................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .......................................................................................... 2
C. Tujuan ............................................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN .........................................................................................3
A. Pengertian Kinerja Guru .............................................................................. 3
B. Indikator Kinerja Guru .................................................................................. 4
C. Penilaian Kinerja Guru .................................................................................. 6
BAB III PENUTUP ............................................................................................... 11
A. Kesimpulan .................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................12
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Guru merupakan sosok yang mengemban tanggung jawab dalam
mewujudkan tujuan pendidikan nasional seperti yang telah disebutkan
dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS bahwa pendidikan
nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman,bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Sesuai dengan
tujuan pendidikan yang telah dijelaskan dalam Pendidikan Nasional,
pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa
akan tetapi juga bertujuan untuk membentuk watak dan kepribadian peserta
didik sehingga membuat tugas guru menjadi lebih berat.
Guru juga mempunyai tugas mendidik peserta didik sesuai norma-norma dan nilai yang sesuai dengan agama. Guru harus mempunyai moral
dan kepribadian yang baik dikarenakan guru menjadi teladan bagi peserta
didiknya dan dalam masyarakat guru juga merupakan sosok yang pantas
diteladani.
Kinerja guru merupakan elemen penting dalam pendidikan, selain itu
juga merupakan penentu tinggi rendahnya kualitas pendidikan. Kinerja guru
dilakukan oleh guru dalam melaksanakan tugas seorang guru sebagai
pendidik. Kualitas kinerja guru sangat menentukan pada kualitas hasil
pendidikan dikarenakan guru merupakan sosok yang paling sering
berinteraksi secara langsung dengan siswa pada saat proses pembelajaran.
Oleh karena itu, penulis akan membahas mengenai “Kinerja Guru” yang
perlu diketahui oleh para calon guru.
2
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian kinerja guru?
2. Apa saja indikator kinerja guru?
3. Bagaimana penilaian kinerja guru?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian dari kinerja guru.
2. Untuk mengetahui indikator kinerja guru.
3. Untuk mengetahui penilaian kinerja guru.
3
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kinerja Guru
1. Pengertian Kinerja
Kinerja atau bisa disebut dengan prestasi kerja merupakan
kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam
melaksanakan sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan
kepadanya.
1
Kata lain dari kinerja sendiri yaitu job performance atau
actual performance yang artinya prestasi kerjä atau prestasi yang
sesungguhnya yang dicapai seseorang. Prestasi kerja atau penampilan
kerja (performance) diartikan sebagai kemampuan yang didasarkan
pada pengetahuan, sikap dan keterampilan, dan motivasi dalam
menghasilkan sesuatu. Menurut T.R. Mitchell, menyatakan bahwa
kinerja mencakup beberapa aspek, yaitu kualitas kerja, kecepatan,
inisiatif, kemampuan, dan komunikasi.
Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan
bahwa kinerja adalah kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang
dalam pekerjaan tertentu selama periode tertentu sebagai kemampuan
yang didasarkan pada pengetahuan, sikap dan keterampilan serta
motivasi sesuai dengan kriteria tertentu yang berlaku.
2. Pengertian Guru
Dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Bab 1 pasal 1,
disebutkan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan
tentang mendidik pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,
pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Dalam Undang-Undang
No. 20 Tahun 2003 pasal 35 ayat 1 tentang standar nasional terdiri atas
1
Pianda, D, Kinerje Guru; Kompetensi Guru; Motivasi Guru; dan Kepemimpinan Kepala
Sekolah, (Sukabumi: CV Jejak, 2018), hlm 8
4
standar isi, proses pendidikan, kompetensi lulusan, tenaga
kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan
evaluasi pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan
berkala.
2
Hal ini menegaskan bahwa tenaga kependidikan termasuk
guru perlu memiliki standar kinerja yang seharusnya terlihat dalam
menjalankan acara.
Guru merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan
bangsa, dianggap sebagai tokoh kunci yang menentukan keberhasilan
dalam mencapai fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang
merupakan pncerminan mutu pendidikan. Guru memiliki posisi yang
sangat penting dalam keberhasilan pembelajaran karena guru yang
mengelola proses secara langsung dari proses awal hingga akhir dimana
proses pembelajaran merupakan inti dari proses pendidikan. Strategi
kedudukan guru sangat penting, untuk itu diperlukan melalui kinerja
guru.
3. Pengertian Kinerja Guru
Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa kinerja guru
adalah kemampuan dan usaha guru untuk melaksanakan tugas
pembelajaran sebaik-baiknya dalam perencanaan program pelaksanaan,
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran.
B. Indikator Kinerja Guru
Kinerja merefleksikan kesuksesan suatu organisasi, maka penting
untuk mengukur karakteristik tenaga kerjanya. Kinerja guru merupakan
kulminasi dari tiga elemen yang saling berkaitan yakni keterampilan, upaya,
sifat, keadaan dan kondisi eksternal (Sulistyorini, 2001). Tingkat
keterampilan merupakan bahan mentah yang dibawa seseorang ke tempat
kerja seperti pengalaman, kemampuan, kecakapan-kecakapan antar pribadi
serta kecakapan tehknik Upaya tersebut diungkap sebagai motivasi yang
diperlihatkan karyawan untuk menyelesaikan tugas pekerjaannya.
2
Pianda, D, hlm. 10-11.
5
Sedangkan kondisi eksternal adalah tingkat sejauh mana kondisi eksternal
mendukung produktivitas kerja.
Kinerja dapat dilihat dari beberapa kriteria, Castetter (Mulyasa,
2003: 34) mengemukakan ada empat kriteria kinerja, yaitu karakteristik
individu, proses, hasil dan kombinasi antara karakter individu, proses dan
hasil. Kemampuan terdiri dari berbagai macam, tapi secara konkrit dapat
dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
1. Kemampuan intelektual merupakan kemampuan yang dibutuhkan
seseorang untuk menjalankan kegiatan mental terutama dalam
penguasaan sejumlah materi yang akan diajarkan kepada siswa yang
sesuai dengan kurikulum, cara dan metode dalam menyampaikannya
dan cara berkomunikasi maupun teknik mengevaluasinya.
2. Kemampuan fisik adalah kapabilitas fisik yang dimiliki seseorang
terutama dalam mengerjakan tugas dan kewajibannya (Daryanto dalam
Muhlisin dan Kresnawati, 2010).
3
Kinerja dipengaruhi juga oleh disiplin yaitu perasaan individu
terhadap pekerjaan yang memberikan kepuasan bathin kepada seseorang
sehingga pekerjaan itu disenangi dan digeluti dengan baik Untuk
mengetahui keberhasilan kinerja perlu dilakukan evaluasi atau penilaian
kinerja dengan berpedoman pada parameter dan indikator yang ditetapkan
yang diukur secara efektif dan efisien seperti produktivitasnya, efektivitas
menggunakan waktu, dana yang dmatematikakai serta bahan yang tidak
terpakai. Sedangkan evaluasi kerja melalui perilaku dilakukan dengan cara
membandingkan dan mentah yang dibawa seseorang ke tempat kerja seperti
pengalaman, kemampuan, kecakapan-kecakapan antar pribadi serta
kecakapan tehknik. Upaya tersebut diungkap sebagai motivasi yang
diperlihatkan karyawan untuk menyelesaikan tugas pekerjaannya.
Sedangkan kondisi eksternal adalah tingkat sejauh mana kondisi eksternal
mendukung produktivitas kerja.
3
Hafidulloh, Sofiah Nur Iradawaty, Mochamad Mochklas, Manajemen Guru
Meningkatkan Disiplin dan Kinerja Guru, (Bintang Pustaka), 55-57
6
Terdapat beberapa Indikator Kinerja Guru, diantaranya :
1. Kinerja guru sebagai administrator Merencanakan
a) Pembelajaran yang dituangkan dalam silabus, rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP), skenario pembelajaran dan lain-lain.
b) Mengadministrasikan proses dan kejadian pembelajaran.
c) Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar.
d) Mengadministrasikan presensi belajar siswa.
2. Kinerja guru sebagai pengajar
a) Mengajar secara efektif berdasarkan tujuan pembelajaran.
b) Menyampaikan materi pembelajaran secara efektif sesuai dengan
tujuan pembelajaran.
c) Mengelola pembelajaran dengan strategi, metode dan teknik yang
tepat.
d) Mengevaluasi kemajuan pembelajaran secara obyektif dan efektif.
e) Melakukan tindak lanjut (follow up) berdasarkan feedback yang
obyektif.
3. Kinerja guru sebagai pembimbing
a) Memotivasi dan mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan
pembelajaran secara maksimal.
b) Membantu dan memfasilitasi siswa memilih dan menemukan
sumber bahan belajar.
c) Membantu mengatasi kesulitan belajar siswa.
d) Membantu memecahkan masalah yang dihadapi siswa yang
menyebabkan kesulitan belajar.
4
C. Penilaian Kinerja Guru
1. Pengertian Penilaian Kinerja Guru
Menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009,
penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas
4
Suwanto, Budaya Kerja Guru, (Lampung: Gre Publishing, 2019), 78 -79
7
utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan
jabatannya. Pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari
kemampuan seorang guru dalam penguasaan pengetahuan, penerapan
pengetahuan, dan keterampilan sebagai kompetensi yang dibutuhkan
sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16
Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi
Guru.
5
Penguasaan kompetensi dan penerapan pengetahuan serta
keterampilan guru sangat menentukan tercapainya kualitas proses
pembelajaran atau pembimbingan peserta didik, dan pelaksanaan tugas
tambahan yang relevan bagi sekolah/madrasah, khususnya bagi guru
dengan tugas tambahan tersebut. Sistem penilaian kinerja guru
merupakan sistem penilaian yang dirancang untuk mengidentifikasi
kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya melalui pengukuran
penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk kerjanya.
Dari pemahaman di atas, maka yang dimaksud dengan
penilaian kinerja guru adalah suatu sistem formal dan terstruktur yang
digunakan untuk mengukur, menilai, dan memetakan sifat-sifat yang
berkaitan dengan pekerjaan, perilaku, hasil kerja guru terkait dengan
peran yang diembannya. Dengan demikian, penilaian kinerja guru
merupakan hasil kerja guru dalam lingkup tanggung jawabnya.
Untuk menilai kinerja guru dapat dilihat pada aspek
penguasaan content knowledge, behavioral skill, dan human relation
skill (Gaffar, 2005:187). Sedangkan Michel menyatakan bahwa aspek
yang dilihat dalam menilai kinerja individu (termasuk guru) yaitu
quality of work, proptness, initiatif, capability, and communication
(Michel, 1987:34). Berdasarkan pendapat tersebut, kinerja guru dinilai
dari penguasaan keilmuan, keterampilan tingkah laku, kemampuan
5
Donni Juni Priansa, Kinerja dan Profesionalisme Guru, (Yogyakarta:ALFABETA,
2014), 354.
8
membina hubungan kualitas kerja, inspiratif, kapasitas diri serta
kemampuan dalam berkomunikasi.
6
2. Fungsi Penilaian Kinerja
Menurut Buku Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru
(2010), dijelaskan bahwa secara umum penilaian kinerja guru
memiliki dua fungsi utama sebagai berikut:
a) Menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi
dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran,
pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan
dengan fungsi sekolah/madrasah.
b) Menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja
pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan
yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya
pada tahun tersebut.
7
3. Tujuan Penilaian Kinerja
Wether dan Davus (1996) menyatakan bahwa beberapa tujuan
penilaian kinerja yang dilakukan terhadap guru berkenaan dengan:
a) Peningkatan Kinerja
Memungkinkan Dinas Pendidikan untuk melakukan
evaluasi terhadap kinerja guru, dengan demikian Dinas Pendidikan
dapat mengambil kebijakan yang berhubungan dengan
peningkatan kinerja guru.
b) Penyesuaian Kompensasi
Hasil penilaian kinerja akanmemberikan gambaran
mengenai kelayakan kompensasi yang diperoleh guru.
c) Keputusan Penempatan
Dinas pendidikan dapat menentukan promosi, transfer, dan
demosi yang dilakukan terhadap guru sesuai dengan kinerja yang
ditampilkannya.
d) Kebutuhan Pengembangan dan Pelatihan
6
Supardi, Kinerja Guru, (Jakarta: Rajawali Pers, 2016), 69-70.
7
Donni Juni Priansa, 355.
9
Kebutuhan pengembangan dan pelatihan bagi guru dapat
dipetakan dari hasil penilaian kinerja guru.
e) Perencanaan dan Pengembangan Karir
Hasil penilaian kinerja akan memandu Dinas Pendidikan
untuk menentukan jenis karir dan potensi karir yang dapat dicapai
oleh guru sesuai dengan senioritas dan kompetensi yang
dimilikinya.
f) Prosedur Perekrutan
Mempengaruhi prosedur perekrutan guru yang berlaku di
sekolah, sesuai dengan kepentingan sekolah dan supervisi dari
Dinas Pendidikan.
g) Kesalahan Desan Pekerjaan dan Ketidakakuratan
Penilaian kinerja membantu menjelaskan apa saja
kelemahan dalam desain pekerjaan yang diemban oleh guru serta
memberikan masukan terkait dengan perbaikan informasi yang
digunakan dalam rangka meningkatkan kinerja guru
h) Kesempatan yang Sama
Menunjukkan bahwa keputusan penempatan bagi guru
tidak diskriminatif, sehingga setiap guru memiliki kesempatan
yang sama untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi, misalnya
menjadi kepala sekolah.
i) Tantangan Eksternal
Kinerja guru banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal
seperti keluarga, keuangan pribadi, kesehatan, dan lain-lainnya.
j) Umpan Balik
Memberikan umpan balik, baik bagi Dinas Pendidikan,
kepala sekolah, maupun bagi guru itu sendiri.
4. Prinsip Pelaksanaan Penilaian Kinerja
Pelaksanaan penilaian kinerja guru perlu didasarkan pada sejumlah
prinsip, yaitu:
a) Berdasarkan Ketentuan
b) Berdasarkan Kinerja
10
c) Berlandaskan Dokumen Penilaian Kinerja Guru
d) Dilaksanakan secara Konsisten
Penilaian kinerja guru dilaksanakan secara teratur setiap tahun
diawali dengan penilaian formatif di awal tahun dan penilaian
sumatif di akhir tahun dengan memperhatikan hal-hal berikut:
1) Obyektif
2) Adil
3) Akuntabel
4) Bermanfaat
5) Transaparan
6) Praktis
7) Berorientasi pada Tujuan
8) Berorientasi pada Proses
9) Berkelanjutan
10) Rahasia.
8
8
Ibid, 361
11
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kinerja guru adalah kemampuan dan usaha guru untuk
melaksanakan tugas pembelajaran sebaik-baiknya dalam perencanaan
program pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi hasil
pembelajaran. Kinerja dapat dilihat dari beberapa kriteria, yaitu
karakteristik individu, proses, hasil dan kombinasi antara karakter individu,
proses dan hasil.
Terdapat beberapa indikator kinerja guru, diantaranya; kinerja guru
sebagai administrator merencanakan, kinerja guru sebagai pengajar, kinerja
guru sebagai pembimbing.
Penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas
utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya.
Sistem penilaian kinerja guru merupakan sistem penilaian yang dirancang
untuk mengidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugasnya
melalui pengukuran penguasaan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk
kerjanya. Kinerja guru dinilai dari penguasaan keilmuan, keterampilan
tingkah laku, kemampuan membina hubungan kualitas kerja, inspiratif,
kapasitas diri serta kemampuan dalam berkomunikasi.
12
DAFTAR PUSTAKA
Pianda, D, (2018), Kinerja Guru; Kompetensi Guru; Motivasi Guru; dan
Kepemimpinan Kepala Sekolah, Sukabumi: CV Jejak.
Hafidulloh, Sofiah Nur Iradawaty, Mochamad Mochklas, Manajemen Guru
Meningkatkan Disiplin dan Kinerja Guru, Bintang Pustaka.
Suwanto (2019), Budaya Kerja Guru, Lampung: Gre Publishing.
Donni Juni Priansa (2014), Kinerja dan Profesionalisme Guru, Yogyakarta:
ALFABETA.
Supardi (2016), Kinerja Guru, Jakarta: Rajawali Pers.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar